sebagian masyarakat kota solo, jawa tengah (jateng) bisa jadi sempat mendengar terdapat laki – laki bernama roni bodax. ya, ia merupakan laki – laki bertato yang saat ini jadi pendakwah.belum lama ini, roni berkesempatan menggambarkan cerita inspiratifnya di kegiatan hafiz indonesia 2019 yang tayang di rcti, jumat 17 mei 2019 kemudian.
wujud roni benar nampak mengerikan dengan tato di sekujur badannya.
terlebih lagi, muka laki – laki asal solo itu pula dipadati dengan gambar dari tinta gelap. tetapi di balik penampilan serupa itu, bagaikan pendakwah roni mempunyai tekad mulia buat membikin orang yang tersesat berulang ke jalur yang benar setimpal dengan tuntunan agama.
cerita inspiratif roni bodax bermula ketika dia menggambarkan siswa biasa di sd al – islam 2 jamsaren surakarta, kecamatan serengan, kota solo. dia mulai kenali tato ketika duduk di bangku kelas i smp angkatan laut (AL) islam 1 surakarta, kecamatan serengan, kota solo.
area luar yang kurang baik diucap bagaikan faktor roni bodax mulai kenali tato dan juga minuman keras.

“dulu itu dari area yang kurang baik. dahulu bahwa tidak harus mabuk ya di gim online. sesuatu kala disamperin anak punk terus ngajak kenalan, hingga kesimpulannya minum bareng. itu awal mulanya tahu tato, ” ucap roni dikala ditanya irfan hakim selaku pembawa kegiatan hafiz indonesia 2019.
roni yang tinggal di kota solo dan juga orang tuanya tinggal di jakarta setelah itu terjun ke dunia kelam. hingga kesimpulannya, bapak roni wafat dunia di jakarta dan juga dibawa kembali ke solo.
tetapi meninggalnya si bapak malah tidak membikin roni bodax menyudahi berbuat maksiat. “mabuk tato masih jalur terus, ” lanjut roni bodax.
wujud roni benar nampak mengerikan dengan tato di sekujur badannya.
terlebih lagi, muka laki – laki asal solo itu pula dipadati dengan gambar dari tinta gelap. tetapi di balik penampilan serupa itu, bagaikan pendakwah roni mempunyai tekad mulia buat membikin orang yang tersesat berulang ke jalur yang benar setimpal dengan tuntunan agama.
cerita inspiratif roni bodax bermula ketika dia menggambarkan siswa biasa di sd al – islam 2 jamsaren surakarta, kecamatan serengan, kota solo. dia mulai kenali tato ketika duduk di bangku kelas i smp angkatan laut (AL) islam 1 surakarta, kecamatan serengan, kota solo.
area luar yang kurang baik diucap bagaikan faktor roni bodax mulai kenali tato dan juga minuman keras.
“dulu itu dari area yang kurang baik. dahulu bahwa tidak harus mabuk ya di gim online. sesuatu kala disamperin anak punk terus ngajak kenalan, hingga kesimpulannya minum bareng. itu awal mulanya tahu tato, ” ucap roni dikala ditanya irfan hakim selaku pembawa kegiatan hafiz indonesia 2019.
roni yang tinggal di kota solo dan juga orang tuanya tinggal di jakarta setelah itu terjun ke dunia kelam. hingga kesimpulannya, bapak roni wafat dunia di jakarta dan juga dibawa kembali ke solo.
tetapi meninggalnya si bapak malah tidak membikin roni bodax menyudahi berbuat maksiat. “mabuk tato masih jalur terus, ” lanjut roni bodax.
Comments
Post a Comment