Banyak yang mengatakan, cinta sejati adalah cinta sehidup dan semati.
Tidak hanya dikala senang, tapi juga di saat susah.
Selalu bersama, hidup bersama, bahkan mati pun bersama. Tampaknya, cinta sehidup semati, sangat jarang ada, iya kalau hidup bersama semua bisa, tapi kalau salah satu pasangan tiada, apakah kita akan mau untuk menyusulnya? Tidak kan!
Cinta sehidup semati mungkin pas disematkan untuk pasangan suami istri di Makassar ini.
Sepasang suami istri di Makassar, yakni kakek H Batry Selkam dan nenek Hj Maimunnah Yunus meninggal di waktu yang hampir bersamaan, pada Minggu 5 Agustus 2019.

Maimunnah Yunus, meninggal dunia pada Ahad 4 Agustus 2019, pukul 13.30 Wita kemarin.
Setelah itu, sekira 12 jam kemudian sang suami Batry Selkam menyusul berpulang pada pukul 01.40 WITA, Senin 5 Agustus 2019.
Tidak hanya dikala senang, tapi juga di saat susah.
Selalu bersama, hidup bersama, bahkan mati pun bersama. Tampaknya, cinta sehidup semati, sangat jarang ada, iya kalau hidup bersama semua bisa, tapi kalau salah satu pasangan tiada, apakah kita akan mau untuk menyusulnya? Tidak kan!
Cinta sehidup semati mungkin pas disematkan untuk pasangan suami istri di Makassar ini.
Sepasang suami istri di Makassar, yakni kakek H Batry Selkam dan nenek Hj Maimunnah Yunus meninggal di waktu yang hampir bersamaan, pada Minggu 5 Agustus 2019.

Maimunnah Yunus, meninggal dunia pada Ahad 4 Agustus 2019, pukul 13.30 Wita kemarin.
Setelah itu, sekira 12 jam kemudian sang suami Batry Selkam menyusul berpulang pada pukul 01.40 WITA, Senin 5 Agustus 2019.
Comments
Post a Comment