Damai Bukanlah Ketika Hidup Bergelimang Uang, Tetapi Hati Yang Teguh Dalam Iman

duit benar begitu menggiurkan, tidak terdapat yg tidak memerlukan duit didunia ini, terlebih lagi dulu sampai dikala ini, dan juga tidak dipungkiri dari santapan, baju, tempat tinggal sampai tarbiyah seluruhnya memerlukan duit.
tetapi walaupun sekasat mata duit merupakan suatu yang berarti dalam kehidupan ini, kita pula wajib terus menyadari kalau yang amat berarti dalam hidup merupakan kerasa keimanan, karna dengan keimanan kita hendak senantiasa damai walaupun duit yang kita miliki sedikit.
tetapi, dikala duit mulai memahami hati dan juga diperuntukan tekad hingga tentu kita tidak hendak dapat merasakan kedamaian lagi, karna dalam hati cuma terdapat duniawi semata.
secara kasat mata duit benar jadi segala – galanya dalam hidup, tetepi dengan duit aja tidak cukup bila iman tidak terdapat dihati
iya, secara kasat mata duit bisa jadi benar jadi segala – galanya dalam kehidupan yang kita jalani, namun dengan duit aja tentu tidak hendak membikin seluruhnya baik – baik aja bila iman tidak terdapat dihati.
buktinya banyak diantara kita yang bergelimangan duit, namun kerasa damai dihati tidak dapat dirasa dengan baik. karena apa? karena hati yang cuma berisi duniawi semata, hendak menjadikan kita kurang ingat kalau dunia cumalah persinggahan semata, dan juga dari situlah hati kita tidak hendak terasa puas karena kita kurang ingat buat bersyukur.
hidup hendak jadi seadanya bila hati dipahami oleh duit, karna harta dunia benar melenakan sampai – sampai membikin pemiliknya kurang ingat beriman
dan juga kala hati sudah dipahami oleh duit, hingga kita hendak jadi seadanya dalam menempuh hidup. dapat jadi kita hendak kurang ingat triknya menghamba kepada allah, karna pada hakekatnya harta dunia benar melenakan, sampai – sampai dapat mendadak duit hendak menjadikan pemiliknya kurang ingat buat beriman kepada yang menghasilkan duit.
tidak terdapat yang melarang buat menyenangi duit, namun seberapa bahagia kita menyenangi duit tetaplah jaga keimanan
benar benar, tidak terdapat yang melarang kita buat menyenangi duit, namun seberapa bahagia kita terhadap duit tetaplah siuman kalau keimanan terlebih dulu kita senanagi.
duit hendak mendamaikan dan juga mengasyikkan pemiliknya, namun dikala hatinya terpelihara senantiasa dengan keimanan, karna dengan keimanan dihati kitapun hendak ketahui gimana triknya memakai duit itu dengan bujaksana dan juga baik bagi allah.
pandailah menyenangi duit, namun lebih pandailah buat melindungi keimanan terlebih dahulu
hingga, pandailah menyenangi duit, namun lebih pandailah buat melindungi keimanan terlebih dulu, karena bila iman terlebih dahulu mendasar dihati hingga tentu dalam menyenangi harta dunia yang berbentuk uangpun kita tidak hendak sangat berambisi.
sampai – sampai buat berbuat hina demi mencari duit dibuminya allah ini tidak hendak sempat kita jalani, karena bila iman sudah dihati hingga nafsupun hendak senantiasa terkontrol dengan bijaksana.
duit hendak mendamaikan bila kita sanggup melindungi dengan iman, namun iman selamanya tidak dapat didamaikan dengan uang
ingat, duit hendak mendamaikan dan juga hendak membikin seluruh urusan didunia seakan – akan lebih gampang bila kita sanggup membelinya dengan iman, namun kebalikannya iman selamanya takkan dapat damai cuma dengan duit semata, karena iman hendak jadi kokoh dan juga merasa mendamaikan bila kita pandai mengendalikan langkah buat terus merujuk kepada allah. hingga dari itu damaikan hati dengan keimanan karna dunia tidak hendak sempat habis buat dikejar.
demikianlah pokok bahasan informasi ini yang mampu kami paparkan, besar harapan kami informasi ini mampu berguna buat golongan banyak. karna keterbatasan pengetahuan dan juga rujukan, penulis menyadari informasi ini masih jauh dari sempurna, oleh karna itu anjuran dan juga kritik yang membangun amat diharapkan supaya informasi ini mampu disusun jadi lebih baik lagi pada waktu yang hendak tiba.



dari abu mas’ud radhiyallahu anhu mengatakan, “rasûlullâh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘barangsiapa menampilkan sesuatu kebaikan, hingga dia memperoleh pahala serupa pahala orang yang melaksanakannya. ” (hr. muslim)
jangan kurang ingat like, share dan juga amalkan ya, mudah – mudahan berguna buat kita seluruh
( source: humairoh. com )

Comments